Aksesoris Motor @Superindo se Jabodetabek

TERBARU 2014:

Aksesoris sepeda motor @RajaMotor sekarang bisa dibeli di toko Superindo se Jabodetabek :

  • Jl. Raya Mustika Jaya No. 36 (Kota Legenda), Bekasi Timur
  • Jl. Patriot RT. 006, RW 03, Kel. Jaka Sampurna, Bekasi Barat
  • Jl. Mekarsari RT 004/RW 08, Duren Jaya, Bekasi Timur
  • Jl. Jatikramat, Kel. Jatikramat, Pondok Gede, Bekasi
  • Jl. Komplek Candrabaga, Kel. Bahagia, Kec. Babelan, Bekasi
  • Cinere Raya Limo 16514 Bogor
  • Komp. Perumahan Griya Bukit Jaya Gunung Putri – Bogor
  • Jl. Raya Cikaret, RT 07/RW 11, Kel. Pabuaran, Kec. Cibinong
  • ITC CIBINONG Jl. Mayor Oking No. 6 Cibinong Bogor
  • JL. Veteran No.1 Bogor
  • Jl. Achmad Yani No 76 Cikampek
  • CILEGON SUPER MALL JL. Raya Merak SIMP3
  • DEPOK TOWN CENTER Jl Raya Muchtar No 1 Depok
  • Jl. Raya Duri Kosambi No.38 Jakarta Utara
  • Jl. Cilandak KKO Raya Jakarta Selatan
  • Jl. Tebet Barat IV No.20 Jakarta Selatan
  • Jl. Raya Serpong Sektor IV BSD – Tangerang 15310
  • Jl. HOS. Cokroaminoto Larangan Ciledug Tangerang
  • PAMULANG PERMAI Blok SH No 13 Pamulang Barat – Ciputat, Tangerang
  • Jl. Raya Pamulang Permai II. Kel. Pondok Benda. Kec. Pamulang. Tangerang Selatan

Add comment January 12th, 2014

HELM FULL FACE MX SNAIL MX-315 DRAGON BLACK

HELM FULL FACE MX SNAIL MX-315 DRAGON BLACK

Order…? klik aja…
http://www.rajamotoronline.com/detail_product/2235/138/helm_full_face_mx_snail_mx_315_dragon_black

FOLLOW Twitter @RajaMotor
Info : PIN BB kami di 21BCBBA4 , sms ke 0812 949 08836 atau email ke cs@rajamotoronline.com

Add comment January 12th, 2014

RAJA MOTOR GO ONLINE

Sekarang sudah bisa belanja aksesoris & sparepart sepeda motor cara online.

Buruan klik……

http://rajamotoronline.com

Add comment November 10th, 2010

RAJA MOTOR KERJASAMA DENGAN ESIA BERIKAN DISKON 50 PERSEN

MajalahFranchise.com, Jakarta – Raja Motor, salah satu brand waralaba swalayan aksesoris dan suku cadang sepeda motor di Indonesia, bekerjasama dengan Esia, berikan diskon 50 persen kepada para pengguna Esia di Jabodetabek  untuk setiap pembelian varian produk tertentu di jaringan gerai Raja Motor Jabodetabek.

“Itu berlaku untuk pembelian barang tertentu di setiap gerai Raja Motor khususnya di wilayah Jabodetabek. Program ini sudah berlangsung dari Desember tahun 2009,” ujar Erie Riza Nugraha, Pemilik brand waralaba Raja Motor ketika dihubungi majalahfranchise.com hari ini.

Ia menuturkan, pada periode Desember 2009 hingga Januari 2010 lalu, pengguna Esia mendapatkan diskon 50 persen untuk pembelian rompi berbahan silicon dari harga normal sebesar Rp 100 ribu. Sementara periode Februari 2010 sampai Maret 2010 diskon 50 persen dikenakan untuk jaket touring dari harga normal sebesar Rp 350 ribu.

Mengatasi tingkat perampasan atau pencurian sepeda motor di Indonesia yang semakin marak belakangan ini, Raja Motor memberikan diskon 50 persen untuk produk alarm untuk periode April 2010 hingga Mei 2010.

“Sebagai bentuk kepedulian Esia dan Raja Motor kepada para pengguna motor di Indonesia terutama para pengguna Esia, untuk periode bulan April 2010 hingga Mei 2010 akan diberlakukan diskon 50 persen untuk produk alarm, dengan hanya membayar sebesar Rp 175 ribu saja,” terang dia.

Mengenai produk alarm, Erie menjelaskan, sangat cocok untuk kejadian perampasan sepeda motor yang kerap mengorbankan nyawa pemilik sepeda motor bila melawan aksi para perampok sepeda motor.

“Seandainya di jalan, misalnya ada masalah, motor dirampas, terus motornya dibawa perampok itu, nanti dari jarak dua puluh meter kita tinggal matiin motor pake remote. Sehingga  Masih ada kesempatan untuk meminta bala bantuan daripada langsung dilawan, nanti nyawa bakalan menjadi korban,”urai dia.

Sejurus dengan itu, untuk mendapatkan diskon, para pengguna Esia tinggal menunjukkan sms dari operator Esia maka sudah bisa mendapatkan diskon 50 persen untuk pembelian barang yang telah ditentukan. Selanjutnya, bila belum mendapatkan sms, pengguna Esia bisa kirim sms ke 999.

Raja Motor tertarik bekerja dengan Esia untuk wilayah Jabodetabek karena di kawasan Jabodetabek pengguna Esia boleh dibilang sebagai market leader. Kendati diskon dibilang sangat besar, tetapi dari kerjasama tersebut Raja Motor tidak mengambil keuntungan besar.

“Saya tidak melulu melihat keuntungan dari angka penjualan saja. Yang paling utama adalah brand awareness, sekarang daya beli masyarakat lagi turun, pada saat kondisi daya beli turun, kita harus berupaya agar branding kita tetap menjadi top of mind di benak para customer,” ujar dia.

Ia melanjutkan, bila brand sudah menjadi top of mind, otomatis dikala ekonomi sudah membaik, Raja Motor akan menjadi pilihan utama para customer. (Alan Jehunat).

http://www.majalahfranchise.com/

Add comment April 21st, 2010

RAJA MOTOR, TOKO SUKU CADANG SEPEDA MOTOR MODERN

Kesempatan membuka gerai penjualan onderdil sepeda motor di Carrefour Lebak Bulus beberapa waktu lalu tak disia-siakan Erie Riza Nugraha. Ia membawa berbagai produk kebutuhan pemilik sepeda motor untuk hampir seluruh merek sepeda motor yang ada di Indonesia dan menjualnya di counter “Raja Motor’ miliknya. Meski waktu yang disediakan raksasa ritel asal Prancis itu hanya dua minggu Erie merasa puas dengan hasilnya. “Alhamdulillah hasilnya sangat baik,” katanya tanpa memerinci nilainya.

Bekerjasama dengan pedagang ritel lain, seperti Carrefour tadi, hanyalah satu upayanya yang terus ia garap untuk memperluas jaringan penjualan Raja Motor. Masih ada sejumlah calon mitra lain yang terus didekatinya sehingga jumlah gerai Raja Motor kelak makin mudah ditemukan para pelanggannya. Termasuk menawarkan kerjasamanya dengan sistem franchise. Dengan pola ini Ery mengklaim kalau Raja Motor adalah ritel onderdil sepeda motor pertama yang di-franchise-kan di Indonesia.

Raja Motor sendiri, bagi sebagian pemilik sepeda motor di sejumlah kota di Tanah Air, sudah tak asing lagi. Di gerai ritel onderdil khusus sepeda motor ini bisa didapatkan berbagai kebutuhan para bikers.  Tak hanya untuk keperluan yang standar seperti penggantian onderdil utama, di Raja Motor juga bisa didapatkan seperti kostum untuk balapan, berbagai kebutuhan untuk modifikasi, racing parts, motocross, aksesoris dan lain sebagainya. Pendeknya Raja Motor merupakan toko onderdil sepeda motor yang komplet. Total barang yang dijualnya mencapai sekitar 6000-an item onderdil sepeda motor untuk hampir seluruh merek sepeda motor yang beredar di jalanan Indonesia.

Selain itu belanja di Raja Motor juga bak kita mengunjungi pasar swalayan yang menyediakan barang-barang konsumsi. Masuk, pilih sendiri barangnya, lalu bayar. Bisa menggunakan kartu kredit atau kartu debit pula. Dan yang jarang ditemukan di toko sejenis lain, Erie berani memberikan garansi akan kualitas dan keaslian produk yang dijualnya ditambah money back guarantee. “Sejak awal Raja Motor ingin kami posisikan sebagai one stop shopping aksesoris sepeda motor, sukucadang, keperluan modifikasi, racing parts, motocross, kostum bikers, pengaman, perawatan, dan pemasangannya,” ujar Erie.

Raja Motor
Alamat        : Cibubur Point Automotive Center, Ruko B3A
Jl. Alternatif Cibubur km 1, Cibubur , Depok
Telepon    : 021-84596707, 8451728
Fax          : 021-8730216
Email        : erie@raja-motor.com

Sumber: Majalah Duit.co.id

(Den Setiawan, den.setiawan@yahoo.co.id )

Add comment April 11th, 2010

RAJA MOTOR, MEWARALABAKAN PERNAK-PERNIK SEPEDA MOTOR

Jumat, 22/08/2008 09:19 WIB

Angga Aliya – detikFinance

Jakarta – Bisnis waralabawa atau franchise sepertinya tidak pernah mati. Banyak sekali jenis barang yang ditawarkan oleh sebuah waralaba, mulai dari makanan hingga peralatan sehari-hari. Salah satu contohnya adalah waralaba aksesoris dan suku cadang sepeda motor bernama Raja Motor milik Erie R Nugraha.

“Saya memulai usaha toko Raja Motor ini sejak 11 Maret 1996 silam,” ujar si empunya waralaba Raja Motor saat dihubungi detikFinance, Kamis (8/8/2008).

Erie pun terjun ke bisnis tersebut bukan kebetulan, ia terinspirasi oleh bisnis serupa milik ayah mertuanya di Surabaya. Namun menurut Erie, konsep awal toko tersebut masih berupa toko aksesoris motor konvensial layaknya milik ayah mertuanya, bukan berupa swalayan seperti sekarang.

Bahkan toko tersebut awalnya belum menjual suku cadang motor. Hingga pada tahun 2000, Eri memutuskan untuk melebarkan sayap dengan cara menjual suku cadang sepeda motor berbagai merek dan menjualnya secara grosir. Sampai saat ini konsep tokonya masih belum banyak berubah.

Erie mulai berpikir untuk merombak konsep tokonya menjadi ‘modern market’ pada tahun 2005. “Konsep modern market lebih praktis, juga lebih disukai konsumen,” jelasnya.

Erie juga mulai menggenjot pendapatannya dengan cara memasukkan produk-produknya ke beberapa outlet modern market seperti Alfa Supermarket dan Rumah Matahari.

Melihat peluang bisnisnya akan semakin maju, Erie memutuskan untuk membuat waralaba atas bisnisnya yang sudah dilakoninya lebih dari sepuluh tahun yang lalu tersebut. “Pada tahun 2007 saya memutuskan untuk membuat waralaba Raja Motor,” ungkapnya.

Hanya dalam waktu satu tahun saja waralaba Raja Motor sudah merambah berbagai daerah, diantaranya Semarang, Depok, Serpong, Ciganjur, Jatiwaringin dan Samarinda. Khusus yang terakhir, baru saja diresmikan April 2008 silam.

Menurutnya, target jumlah toko Raja Motor untuk tahun ini adalah 10 toko. “Saat ini masih ada tiga toko lagi yang akan dibuka, yaitu di Bekasi untuk Oktober mendatang dan Banjarmasin di penghujung tahun,” imbuhnya.

Dua toko baru yang saat ini masih dalam tahap negosiasi untuk pembukaannya, terletak di Tegal dan Lampung. Sedangkan untuk tahun 2009 Erie mentargetkan bisa memiliki total 20 toko Raja Motor.

Saat ini Raja Motor menjadi toko aksesoris yang sudah sangat dikenal luas tidak hanya di Jabodetabek tapi hingga ke provinsi lain. Toko milik Erie yang terletak di Cibubur dan Ciledug tak pernah sepi dari pengunjung yang hendak berbelanja aksesoris dan suku cadang sepeda
motor.

Bagaimana membuka waralaba ini?

Erie mengaku tidaklah sulit jika ingin membuka waralaba Raja Motor. Cukup dengan memiliki modal awal sebesar Rp 305 juta.

Dana sebesar itu terbagi menjadi Rp 75 juta untuk biaya waralaba selama 5 tahun, Rp 80 juta untuk merombak konsep toko, Rp 125 juta untuk keperluan stok awal toko, legal fee Rp 5 juta dan sisanya sebanyak Rp 20 juta untuk modal awal operasional. “Untuk biaya dan lokasi toko tergantung si pembeli waralaba,” ucapnya.

Menurut Erie, rata-rata omset tokonya per hari adalah Rp 3,5 juta. Maka setiap bulan, penjualannya sebesar Rp 105 juta dengan estimasi 30 hari.

Laba bersih yang didapat tiap toko per bulan menurut Erie adalah 20% dari total penjualan, yaitu Rp 21 juta. Dengan itung-itungan seperti itu maka sebuah toko waralaba Raja Motor yang baru diperkirakan bisa balik modal paling cepat setelah dua tahun jualan.

Luas toko yang diperlukan untuk membangun waralaba Raja Motor kurang lebih 100 meter persegi. Luas tersebut dilakukan menurut perhitungan yang harus sesuai dengan konsep toko Raja Motor berupa swalayan yang memuat segala jenis aksesoris dan suku cadang sepeda motor.

Erie menjamin, pengunjung pasti akan menemukan barang yang mereka cari di tokonya tersebut. “Kalau memang tidak ada maka bisa pesan terlebih dahulu,” katanya.

Lamanya waktu pemesanan tergantung kesediaan barang dan jarak tempuh pengiriman antara toko dan pembeli. “Untuk Jabodetabek paling lama satu minggu, diluar itu bisa memakan waktu 10 hari hingga dua minggu,” ujarnya.

Barang yang paling murah dijual di Raja Motor seharga Rp 5000, bisa berupa tutup pentil dan stiker untuk badan motor. Sedangkan barang termahal yang saat ini dijual di Raja Motor adalah sebuah velg motor impor dengan harga lebih dari Rp 2 juta. Komposisi antara barang lokal
dan impor di toko Erie adalah 60:40.

Untuk lebih menjaring pelanggan, Erie sudah melakukan serangkaian kegiatan promosi seperti menggelar pekan diskon dan membuat kartu anggota khusus yang tentunya memiliki banyak manfaat yang bisa dinikmati pelanggan. Untuk menjadi member caranya sangat mudah, hanya dengan
membayar biaya keanggotaan sebesar Rp 50.000 untuk satu tahun. Pelanggan yang sudah menjadi anggota bisa mendapat potongan harga hingga 25% dari seluruh item yang terdapat di Raja Motor.

Anda berminat?

Hubungi: Erie R Nugraha
Cibubur Point Automotive Center, Ruko B3A
Jl. Alternatif Cibubur km 1. Cibubur, Depok
Telp. (021) 84596707 / (021) 8451728
Fax. (021) 8730216
E-mail: franchise@raja-motor.com (qom/ddn)

Sumber: detik Finance Raja Motor, Mewaralabakan Pernak-pernik Sepeda Motor

Add comment April 11th, 2010

SEJOLI BERGELIMANG ONDERDIL

SWA Online Thursday, May 18th, 2006

Kisah sukses bisnis yang dibesut pasangan suami-istri memang selalu menarik untuk disimak. Lihatlah pengalaman Erie Riza Nugraha dan Entjik Tachiyah (Eta). Sebelum kedua suami-istri ini sepakat merentas bisnis aksesori dan suku cadang motor pada 1996, mereka asyik bergumul dengan dunianya masing-masing. Eta adalah Manajer Senior Bank Niaga, sedangkan Erie adalah Manajer Kontrak & Negosiasi IBM. Kedua alumni Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga, Surabaya ini sungguh jauh dari urusan pernak-pernik motor.

Ide pembukaan toko perlengkapan motor itu diakui Erie diilhami oleh usaha bengkel milik mertuanya, EMCH Motor di Jl. Urip Sumoharjo, Surabaya. Tapi kami tidak fokus ke bengkelnya, melainkan penjualan aksesori dan suku cadang motor yang dikelola dengan manajemen modern,ujar Erie. Kuatnya dorongan untuk berbisnis juga dipicu oleh makin besarnya tuntutan sang anak agar waktu mereka lebih banyak tercurah untuk keluarga dan menambah income. Waktu itu kami ingin punya usaha di luar pekerjaan tetap sembari bisa mengurus anak dengan baik, Eta menambahkan. Berlandaskan segala faktor di atas, maka dikibarkanlah Raja Motor (RM).

Erie mengklaim merek Raja Motor yang diandalkannya tidak asal comot. Visinya, ingin merajai aneka produk perlengkapan dan perawatan sepeda motor. Konsepnya toko one stop shopping mulai A sampai Z semua kebutuhan motor. Ada produk suku cadang, perawatan, aksesori, kostum biker, alat keamanan, dan kebutuhan tren motor cross atau trail.

Begitu konsep dan business plan siap, mereka lantas merogoh kocek Rp 50 juta. Duit itu berasal dari tabungan dan pesangon Eta untuk modal awal. Eta memang langsung pamit mundur dari Bank Niaga begitu sepakat mendirikan Raja Motor. Dana itu digunakan untuk sewa tempat seluas 3 x 5 meter selama tiga tahun di Jl. Lapangan Tembak Cibubur, Jakarta; membeli peralatan; belanja stok barang etalase; dan bayar gaji dua  karyawan.

Batu sandungan segera menghadang perjalanan bisnis sejoli ini. Terutama belum adanya database pelanggan. Alhasil, bisa diduga penjualan pun seperti bayi yang merangkak: perlahan. Omsetnya, diakui Erie, berputar di bawah Rp 750 juta pada tahun pertama. Toh, mereka tidak putus asa. Pelayanan terus ditingkatkan, variasi produk ditambah dan promosi dari mulut ke mulut plus beriklan juga digelar. Hasilnya? “Tidak sia-sia, ternyata pengunjung yang selama ini datang ke gerai kami di Cibubur justru menjadi pelanggan loyal, tambah lelaki kelahiran Jakarta, 20 November 1962 ini. Dan yang lebih menggembirakan, setelah melewati tahun pertama, berikutnya pertumbuhan omset rata-rata 20% saban tahun.

Setelah mampu menaklukkan pasar Cibubur, RM pun siap mengepakkan sayap bisnis ke lokasi lain. Dan pucuk dicita ulam tiba. Dua tahun berikutnya, tepatnya tahun 1998, Erie ditawari kenalannya untuk menyewa ruko seluas 50 m2 di Jl. Raya Ciledug, Jakarta, dan ia pun setuju. Di luar dugaan, ternyata animo pasar di Ciledug cukup antusias. Penjualan yang bagus otomatis membuat RM mampu membeli ruko itu pada 2001. Hebatnya sekarang toko itu tidak hanya milik sendiri, tapi luas rukonya pun lebih gede menjadi 450 m2.

Saluran distribusi produk RM tak cuma berkutat di toko Cibubur dan Ciledug. Pada 2001, RM mulai masuk ke jaringan pasar modern dengan menjajaki kerja sama di 10 gerai Rumah Matahari. RM tidak sukar menembus jaringan ritel Grup Matahari itu lantaran GM Rumah Matahari sudah menjadi pelanggan pribadinya selama ini. “Awalnya kami tidak kebayang produk Raja Motor yang semula dipasarkan di toko tradisional bisa masuk ke mal, papar Eta bangga. Keberhasilan bekerja sama dengan Rumah Matahari membawa berkah. Selanjutnya, RM dengan mudah bisa melobi akses masuk beberapa pengelola mal dan pasar modern. Sebut saja Alfa Supermarket, gerai A8 di Jl. Daan Mogot, Home Center Cibubur, Cikarang, Karawaci dan Sunter. Pola kerja sama dengan beberapa mitra bisnis itu sifatnya bagi keuntungan sekitar 15% nilai omset.

Untuk suplai barang, Erie mengaku bermacam-macam asalnya. Ada yang diproduksi sendiri dengan cara alih daya atau outsourcing (10%) untuk produk bahan fiber, aluminium dan karet. Ada pula yang diimpor dari Malaysia, Thailand dan Cina (20%). Mayoritas adalah produk orisinal buatan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) seperti Honda, Yamaha, Suzuki dan Kawasaki. Sampai saat ini RM memiliki kurang-lebih 300 pemasok.

Dalam perkembangannya jika dulu jenis produk RM berkisar ratusan item, sekarang mencapai 6 ribu item. Kategorinya mulai suku cadang, aksesori (pernak-pernik untuk mempercantik motor), ragam produk kebutuhan modifikasi, aneka racing part untuk balapan, motor cross (segala kebutuhan off road), perawatan (seperti sampo motor, pembersih helm, pengkilap cat) serta keperluan keamanan (kunci pengaman, gembok, dan sebagainya). Bermacam-macam produk itu dibedakan menjadi dua: asli dan imitasi. Untuk yang produk duplikasi diklasifikasikan KW1, KW2 dan KW3. Harga ribuan jenis produk itu per unitnya dipatok mulai Rp 50 ribu (contohnya baut) hingga Rp jutaan (misalnya velg racing).

Seiring kemajuan bisnis yang digapai RM, omsetnya pun makin menanjak. Sayang, Erie yang mundur dari IBM pada 2003 untuk mengurus bisnisnya, enggan membeberkan angka persisnya penjualan RM. Yang jelas, ia menyebutkan mencapai miliaran rupiah dalam setahun. Jumlah itu tidak mengada-ada, karena selain dibuktikan lewat makin banyaknya jumlah jaringan toko; jumlah karyawan yang dulu hanya dua orang, sekarang menjadi 60 orang. Adapun kontribusi penjualan, komposisinya 80% dari ritel di toko milik sendiri, dan 20% grosir yang disalurkan lewat jaringan pasar modern. Untuk kontribusi jenis produk, diakui Erie merata, baik produk onderdil, aksesori maupun perawatan. Sementara margin yang diambil RM dari penjualan, menurut Erie tidak bisa dipukul rata, kisarannya 15%-20%.

Beberapa strategi ditempuh Erie agar barang dagangannya tetap menarik konsumen. Umpamanya turnover barang dilakukan secara berkala tiga bulan sekali supaya jenis produknya tidak monoton. Untuk kemasan didesain sedemikian rupa dengan logo khusus Raja Motor. “Di label barang itu kami tampilkan data hotline telepon, faksimile, e-mail dan website, bahkan SMS untuk memudahkan pelanggan menghubungi kami bila ada komplain. Feed back ini sangat berharga bagi kami untuk terus berbenah diri dan memahami apa saja kebutuhan pelanggan yang terus berubah, Erie menjelaskan. Dengan demikian jika ada keluhan atas ketersediaan dan kualitas produk buatan sendiri, ATPM, impor bisa disatukan pengaduannya ke pusat layanan RM dan cepat diatasi. Untuk strategi promosi dari awal pihaknya konsisten melakukan iklan di beberapa media otomotif, aktif berpartisipasi di pameran terkait, dan percaya keampuhan promosi getok tular/rekomendasi.

Bagi Erie, tak berlaku kamus strategi harga murah untuk merebut konsumen. Kiat banting harga justru dianggapnya merusak pasar. Kami lebih mengarah ke kualitas barangnya sendiri, ujar pehobi membaca dan golf ini. Artinya, apa yang ditawarkan RM diklaim Erie memang sesuai dengan harga yang dibanderol. Dengan demikian jika barangnya orisinal, mau tidak mau harga relatif lebih mahal dibanding barang tiruan. Singkatnya RM tak mau mengelabui pelanggan. Secara jujur dijelaskan mana produk yang asli dan mana yang imitasi.

Erie mengungkapkan, setidaknya ada 7 poin yang membedakan RM dari produk kompetitor. Pertama, jam terbangnya sudah teruji sejak 10 tahun lalu (Maret 1996). Kedua, menawarkan konsep belanja kebutuhan motor dalam layanan satu atap, sehingga lebih praktis dan mudah. Ketiga, pelayanan ramah dan bersahabat karena didukung karyawan wanita terlatih yang disebutnya lady’sshop. Keempat, menerima pembayaran dengan kartu Visa, MasterCard, BCA Credit Card, Debit BCA, Maestro. Ini didorong oleh tren gaya hidup orang zaman sekarang yang lebih suka transaksi nontunai. Kelima, tempatnya nyaman dan bebas calo. Maklumlah kalau kita perhatikan di beberapa tempat toko onderdil motor biasanya banyak dikelilingi makelar. Ke-6, tersedia barang bergaransi untuk produk-produk tertentu. Ke-7, ada jaminan uang kembali.

Jaminan uang kembali? Benar. Untuk ini, Erie punya alasannya. Soalnya terkadang ada produk yang dari pabriknya mendapat jaminan. Kalau ada masalah atau kerusakan bisa dikembalikan dengan prasyarat tertentu. Jadi kami pun memberikan servis yang sama kepada pelanggan. Pendeknya kami ingin customer satisfaciton menjadi prioritas Raja Motor,ayah seorang putri ini memaparkan.

Banyak suka-duka yang dialami Erie-Eta sebagai pengusaha toko aneka kebutuhan motor. Rasa suka mencuat tatkala ingat bahwa mereka bisa membuka lapangan kerja di zaman ekonomi sulit ini. Selain itu pihaknya bisa mengembangkan kreativitas, karena selalu dihadapkan pada tantangan perubahan pasar dan tuntutan konsumen. Makanya, RM tak gentar untuk mengarah ke persaingan pasar global. Sebaliknya duka yang cukup getir adalah pengalaman pembayaran yang tidak lancar dari penjualan grosir. Barang sudah dikirim, tapi pembayaran menguap entah ke mana lantaran pemilik toko sudah kabur.

Lagi-lagi ia menyadari itulah bisnis. Ada kalanya untung, kadang juga buntung. Akan tetapi, ia terus mencari solusi demi kemajuan RM. Itulah sebabnya dalam waktu dekat Erie sudah menyiapkan beberapa rencana pengembangan bisnis. Salah satunya ekspansi dengan cara menawarkan sistem waralaba. Insya Allah pertengahan Juni 2006 kami akan luncurkan pola waralaba Raja Motor. Sekarang masih disusun konsepnya, katanya dengan nada optimistis sembari menyebut beberapa calon investor yang sudah menyatakan minatnya. Para kandidat terwaralaba itu datang dari Jakarta, Surabaya, dan beberapa kota di Kalimantan serta Sulawesi. Rencana bisnis lain ke depan? Kami bakal kerja sama lebih erat lagi dengan pasar modern, imbuh Erie. Ada pembukaan cabang baru di Alfa Supermarket Harapan Indah Bekasi, Yogyakarta, Solo (dua gerai), Cisalak (Bogor), Makassar, Surabaya dan Jember.

Meski bisnisnya sudah beranak pinak, dengan rendah hati pasangan Erie-Eta ini ogah disebut pengusaha sukses. Pokoknya apa yang kami geluti harus tetap fokus di penyediaan aneka kebutuhan motor,Eta membeberkan secuil kunci keberhasilannya mengelola bisnis. Yang jelas mereka berbagi peran dan tugas. Erie lebih banyak merancang dan menjalankan strategi bisnis, sedangkan Eta mengurusi operasional perusahaan.

Namun, tak ada gading yang tak retak. Kendati Erie-Eta telah menjalankan bisnis sebaik-baiknya bukan berarti tanpa catatan. Masukan itu di antaranya dilontarkan oleh Yomi Yunus. Saya perhatikan sering kali kemasan lama tak diganti dengan yang baru, hanya labelnya yang diubah,cetus Manajer Pembelian PT Alfa Retalindo itu.Menurut Yomi pihaknya tercatat sebagai pelanggan RM mulai November 2005 untuk jaringan Alfa Supermarket di Bekasi, Yogya, Makassar dan Solo (dua gerai).Sejauh ini penjualan RM di gerainya mencapai 16 ribu pieces/bulan dan mutunya masih memenuhi standar kualifikasi supermarket-nya, sehingga tak ada masalah serius. Dan kelebihan RM sebagaimana dipuji Yomi adalah berani melakukan kerja sama full konsinyasi, variasi produk lengkap, ada beberapa barang yang bergaransi, model-modelnya up to date.

Sementara itu Budi Permana, pemasok RM dari produk perawatan dengan merek Kit belum menemukan sisi negatif mitranya. “Justru kami lihat Raja Motor itu menawarkan sesuatu yang baru bagi konsumen, karena jaringan distribusi yang dibangun luas,ujarnya memuji. Budi bermitra dengan Erie-Eta semenjak lima tahun lalu. Dalam sebulan ia rata-rata memasok 100-150 karton Kit (satu karton senilai Rp 100 ribu), sehingga RM layak dikategorikan sebagai bintang grosir. Sebab, penjualan RM di atas rata-rata grosir yang hanya mencapai 50-100 karton/bulan.

Menimbang bisnis RM, maka benarlah bahwa sejoli dalam berbinis bukan hal keliru untuk dicoba.

Sumber : SWA Online Mei 2006

Add comment April 11th, 2010

SEKILAS TENTANG RAJA MOTOR

Tingkat pertumbuhan sepeda motor yang sedemikian pesatnya di Indonesia, serta meningkatnya standar kebutuhan para pengguna sepeda motor adalah merupakan peluang emas bagi bisnis toko aksesoris, suku cadang dan perawatan sepeda motor.  Tak ayal, bila kemudian sekarang ini marak
bisnis atau toko yang serupa di berbagai kota. Sayangnya, banyak diantara  bisnis toko aksesoris, perawatan dan suku cadang sepeda motor tidak memberikan pelayanan yang nyaman, aman, praktis dan dijamin keasliannya.  Padahal, saat ini konsumen sudah semakin cerdas dalam berbelanja aksesoris dan sukucadang sepeda motor. Hanya toko yang memberikan pelayanan yang nyaman, aman, praktis dan dijamin keasliannya pasti akan banyak disanjangi konsumen/bikers.
Satu-satunya bisnis  aksesoris dan suku cadang sepeda motor yang memberikan pelayanan yang nyaman dengan konsep swalayan (self service), aman, praktis dan dijamin keasliannya adalah adalah Raja Motor.

Raja Motor didirikan pada tanggal 11 Maret  1996 di Jakarta, merupakan  toko aksesoris dan sukucadang sepeda motor pertama dan satu-satunya yang menerapkan konsep swalayan (self service). Dengan keunikan yang dimilikinya, membuat para pecinta dan pemerhati otomotif khususnya
sepeda motor menjadi pelanggan setia Raja Motor. Asal tahu saja, sebagai toko aksesoris dan sukucadang sepeda motor, produk yang Raja Motor sangat lengkap dan variatif. Tercatat ada lebih dari 6.000 item produk untuk sepeda motor berbagai merek dengan harga yang sangat kompetitif.

Menurut H. Erie Riza Nugraha, founder Raja Motor, bisnis toko aksesoris dan sukucadang sepeda motor memang memiliki prospek sangat baik. Apalagi pertumbuhan sepeda motor baru juga sangat tinggi yakni 40%per tahun. Tak ayal, menggeluti bisnis seperti Raja Motor sangat menjanjikansekali.

Raja Motor adalah toko aksesoris yang sudah sangat dikenal tidak hanya di Jabodetabek tetapi juga di seantero Nusantara. Toko milik Erie yang di Cibubur dan Ciledug tak pernah sepi oleh para bikers yang ingin berbelanja aksesoris dan suku cadang sepeda motor.

Alhasil melihat animo yang besar, Raja Motor dikembangkan oleh Erie secara lebih luas. Pertama,  adalah memasukkan produk-produknya ke beberapa outlet modern market seperti Alfa Supermarket, Inka Mart dan Home Plus. “Saat ini total kita ada 22 counter modern market,” ungkap Erie. Kedua,
menambah cabang dengan cara memfranchisekan Raja Motor kepada para investor yang berminat.
Berbagai cara yang dilakukan Erie terbukti ampuh. Raja Motor menjadi berkembang sangat pesat. Tidak hanya bisnisnya saja, mereknya juga sudah menjadi top of mind di kalangan bikers.

Hebatnya lagi, dari tadinya outlet Raja Motor hanya dua (milik Erie), setelah difranchisekan pada medio 2006, jumlah outlet Raja Motor langsung membengkak menjadi 7 outlet dimana 5 outlet adalah milik franchisee, yaitu di Semarang, Depok, Serpong, Ciganjur dan Jatiwaringin.

Erie melanjutkan, lantaran salah satu tujuan memfranchisekan usahanya adalah ingin berbagi pengalaman dalam bisnis aksesoris dan sukucadang  kepada masyarakat luas, maka persyaratan franchise yang dibuat tidak mempersulit calon franchisee. “Yang penting punya dana, lokasi yang
strategis minimal seluas 100 m2 dan komitmen bisnis di aksesoris dan sukucadang,” imbuhnya.

Untuk menjadi franchisee Raja Motor di tahun 2007, investasi yang dibutuhkan adalah Rp 305 juta. Menurut Erie, itu belum termasuk tempat, namun sudah mencakup franchisee fee sebesar Rp 75 juta selama 5 tahun, set up store senilai  Rp 80 juta, Stok awal (initial inventory) Rp 125 juta, legal fee Rp 5 juta dan working capital Rp 20 juta.

Untuk mensukseskan bisnis franchisee-nya, Raja Motor sebagai franchisor akan all out dalam memberikan dukungan. Mulai dari pelatihan insentif kepada seluruh karyawan, dukungan informasi yang akurat, dukungan SOP yang lengkap, dukungan POS software hingga kunjungan berkala ke setiap outlet.
Erie menambahkan, bergabung dengan Raja Motor terbukti sangat menguntungkan. Pasalnya dari total outlet semua memberikan omset yang sangat fantastis dengan perhitungan tingkat BEP yang relatif
cepat yakni antara 3 hingga 3,5 tahun. “Omset outlet kita setelah 6 bulan operasi, diharapkan penjualan per bulan rata-rata bisa mencapai Rp 100 juta hingga Rp 150 juta,” beber Erie bangga.
“Sebab itu,” lanjut Erie, “tak salah memilih Raja Motor sebagai pilihan bisnis di bidang automotive.

Ada 7 alasan pelanggan berbelanja di Raja Motor, yaitu:

Pertama, brand yang sudah dikenal & dipercaya sejak tahun 1996.

Kedua, konsepnya yang ‘one stop shopping’: aksesoris, sukucadang, modifikasi, racing parts, motocross, kostum bikers, pengaman, perawatan & pemasangan.

Ketiga, pelayanannya yang ramah & bersahabat,

Keempat, menerima pembayaran dengan Visa, Mastercard, Debit BCA, Maestro.

Kelima,  tempat nyaman dan bebas calo.

Keenam, tersedia barang bergaransi

Ketujuh, money back guarantee”.

Franchise Info , silakan menghubungi:
Cibubur Point Automotive Center, Ruko B3A
Jl. Alternatif Cibubur km 1. Cibubur, Depok

Telp. (021) 90422290 / (021) 8451728
Fax. (021) 8730216    E-mail: franchise@raja-motor.com

Add comment March 13th, 2010


Categories

Links

Feeds